Renca Penerapan SKS Masih Dalam Perdebatan

Jakarta– Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menyatakan masih terus melakukan diskusi dan evaluasi berkaitan dengan rencana penerapan sistem satuan kredit semester (SKS) di SMP dan SMA. Hal itu khususnya soal keterkaitan antara pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dan SKS dan sosialisasi kebijakan sistem SKS di sekolah.

“Saya tidak ada akses mengenai sosialisasi SKS ke sekolah. Kami (BSNP) hanya membuat panduan, jika sekolah ingin melaksanakan SKS, ya silakan, tapi jika ada yang kurang dari panduan itu, kami tolong diberitahu,” kata Ketua BSNP Djemari Mardapi kepada Wartawan di Jakarta, Kamis (26/8/)

Djemari mengungkapkan, penerapan sistem sistem SKS, seperti di perguruan tinggi, dapat memberikan keleluasaan bagi siswa untuk belajar sesuai bakat, minat, dan kemampuannya. Menyoal banyaknya kendala yang akan dihadapi di sekolah seperti yang dilontarkan para pengamat dan pakar pendidikan, dirinya mengaku masih bisa diperbaiki.

“Itu tergantung. Dengan SKS ini, cara belajar siswa menjadi lebih efektif dan sesuai minat dan kemampuannya sehingga siswa menjadi lebih pintar dan berkarakter,” kata Djemari.

Menurutnya, sejauh ini BSNP hanya bertugas membuat panduan. Untuk itu, pihaknya masih membutuhkan evaluasi, termasuk dengan melihat sekolah mana yang sukses dan tidak sukses menerapkan SKS dan dicari penyebabnya.

“Panduan itu kan sifatnya tidak mengikat, jika sukses, ya silakan lanjut digunakan, tetapi jika tidak sukses, bisa diperbaiki,” ujar Djemari.

Pelaksanaan sistem SKS dan yang memutuskan akan dilaksanakan atau tidak itu ada pada dirjen atau menteri (Mendiknas), dengan adanya panduan SKS ini, sekolah diharapkan melihat lagi ihwal sarana dan prasarananya yang harus memadai. Sekolah harus menyiapkan semua persyaratan bagi jalannya sistem SKS ini dan harus siap dari sisi manajemennya.

Dengan digulirkannya sistem satuan kredit semester (SKS) Disinggung mengenai ada tidaknya Ujian Nasional (UN)tersebut .menurud Suyanto, Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan Nasional itu tidak akan mengubah kebijakan pemerintah untuk tetap menggelar ujian nasional (UN). UN dinilai tidak ada kaitannya dengan sistem SKS. “SKS itu sistem pembelajaran, sedangkan UN sistem evaluasi yang tetap akan digunakan untuk mengukur kemampuan anak didik. Jadi, sama sekali tidak ada hubungannya,” ujar Suyanto.

Dan ada beberapa dari pengamat pendidikan indonesia. menurut pemerhati dan peneliti bidang pendidikan Erlin Driana, pemerintah dinilai terlalu cepat untuk memakai sistem ini tanpa memperhatikan realitas yang ada, yaitu kondisi pendidikan di Indonesia yang saat ini begitu timpang, antara Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) atau Sekolah Berstandar Internasional (SBI), sekolah kategori mandiri (SKM), atau sekolah standar nasional (SSN).

“Yang utama itu bukan pada sisi jumlah SKS yang harus dipenuhi agar siswa lebih cepat lulus, tapi pada pilihan-pilihan mata pelajaran yang ditentukan berdasarkan minat dan kemampuan siswa. Hal ini nantinya lebih diperlukan siswa untuk kesiapan mereka ke perguruan tinggi,” ujar Erlin.

“Yang jelas dululah akan seperti apa dan bagaimana sosialisasinya ke semua sekolah untuk siap menerima sistem ini. Terus ujian nasional (UN) yang mereka (BSNP) ciptakan itu mau dikemanakan, apakah itu singkron?” ujar Erlin.

Dan hal tersebut juga di ungkapkan Pembina Kolese Kanisius, E. Baskoro Poedjinoegroho, mengatakan, rencana pemerintah melalui BSNP menggulirkan sistem SKS pada tingkat SMP dan SMA dinilai sebagai rencana yang kurang matang. Secara manajerial penerapan kebijakan ini di sekolah tidak siap. “SKS itu kelihatannya indah, tetapi sebetulnya manajemen sekolahnya sendiri tidak siap,” kata Baskoro. Kompas

About alqonews

tolalitas pada sesuatu itu dalah keharus dalam pilihan hidup. ihktiar suatu yg wajib dilakun semakin sempitnya dunia terhadap ruang gerak individu yang termajilakan secara sistem. kebebasa adalah hak mutlak..!!
This entry was posted in Pendidikan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s