Kemdiknas Minta CSR Fokus ke Beasiswa

Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) mendorong penggunaan dana program sosial perusahaan atau corporate social responbility (CSR) untuk beasiswa kuliah mahasiswa miskin. Pemerintah akan menyediakan data-data lulusan SMA sederajat yang layak menerima beasiswa.

Dan Kemdiknas juga akan mendorong dan memfasilitasi dana program sosial perusahaan (corporate social responbility/CSR) bidang pendidikan dari pihak swasta untuk difokuskan pada beasiswa kuliah lulusan SMA sederajat hingga selesai yang bekerja sama dengan perguruan tinggi. Beasiswa yang diharapkan meliputi biaya kuliah dan biaya hidup yang besarnya Rp 10 juta per tahun.

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh seusai halalbihalal dengan pegawai Kemdiknas di Jakarta, Rabu (15/9/2010), mengatakan, peningkatan akses lulusan SMA sederajat dari keluarga tidak mampu ke perguruan tinggi sangat penting. Tahun ini, pemerintah menargetkan 10 persen anak dari keluarga tidak mampu bisa melanjutkan ke perguruan tinggi.

Untuk itu, pemerintah akan mendorong dan memfasilitasi dana CSR bidang pendidikan dari pihak swasta untuk difokuskan pada beasiswa kuliah lulusan SMA sederajat hingga selesai yang bekerja sama dengan perguruan tinggi. Beasiswa yang diharapkan meliputi biaya kuliah dan biaya hidup yang besarnya Rp 10 juta per tahun.

“Pekan depan kami akan undang institusi dan perusahaan yang menyalurkan CSR-nya untuk membantu pendidikan. Kami akan beri penghargaan untuk kontribusi mereka. Pada kesempatan itu juga akan dipaparkan peta kondisi anak-anak miskin yang seharusnya bisa dibantu ke perguruan tinggi,” kata Nuh.

Menurut Nuh, beasiswa Bidik Misi untuk lulusan SMA yang kuliah di PTN hingga tamat sebanyak 20.000 per tahun sejak tahun ini belum memadai. Karena itu, pihak swasta diharapkan mau membantu beasiswa serupa yang targetnya bisa membiayai sekitar 250.000 calon mahasiswa.

Beliau menambahkan, perguruan tinggi, terutama PTN, juga diwajibkan untuk menyediakan 20 persen bangku kuliah bagi mahasiswa miskin. Perguruan tinggi diminta proaktif untuk menggalang dana dari para alumninya untuk program ini. Pemerintah sendiri akan menyediakan data-data lulusan SMA sederajat yang layak menerima beasiswa.

Peningkatan akses lulusan SMA sederajat dari keluarga tidak mampu ke perguruan tinggi sangat penting. Tahun ini, kata Nuh, pemerintah menargetkan 10 persen anak dari keluarga tidak mampu bisa melanjutkan ke perguruan tinggi.

About alqonews

tolalitas pada sesuatu itu dalah keharus dalam pilihan hidup. ihktiar suatu yg wajib dilakun semakin sempitnya dunia terhadap ruang gerak individu yang termajilakan secara sistem. kebebasa adalah hak mutlak..!!
This entry was posted in Pendidikan. Bookmark the permalink.

One Response to Kemdiknas Minta CSR Fokus ke Beasiswa

  1. Lucky dc says:

    Memang untuk mengangkat dan memajukan suatu negara hal pertama yang dilakukan adalah memperbaiki dan memajukan dunia pendidikannya terlebih dahulu.Maju Terus Indonesiaku:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s