GANDRUNG BUKA KETABUAN SEKSUALITAS

Berbicara tentang Gender itu hal yang biasa, sudah tidak tabu lagi bagi kita, karena banyak kita temui dalam kajian, karya-karya ilmiah dan jurnal-jurnal yang membahas masalah gender tersebut, tapi bagai mana sebuah jurnal yang berbicara dan membahas tentang seksualitas?. Kalau bicara Seksualitas memang sangatlah tabu. karena barbagai anggapa negatis yang keluar dari otak masyarakat timur seperti kita terhadap hal tersebut. Seksualitas sering dianggap sumber penyakit, sumber malapetaka yang harus dimarginalkan dari kehidupan manusia, bahkan dianggap suatu kriminalitas. Menurut  Pro. H. Muhadjir Darwin Dosen Fisip dari UGM ” seksualitas itu suatu realitas yang tidak dapat di hindari dari kehidupan. sebearnya seksualitas itu anugrah yang yang harus kita sukuri”.

Pada seminar berjudul “ Merayakan dan Membebaskan Seksualitas manusia” di isi oleh Dosen Fisip dari UGM (universitas Gajah mada) Yogyakarta, beliau juga direktur (center for populition and policy studie) UGM (pusat study kependudukan dan kebijaksanaan) Pro. H. Muhadjir Darwin dan sekaligus launchingnya perdana JURNAL GANDRUNG yang di terbitkan oleh Gaya Nusantara. Pelauncingan tersebut diresmikan dengan ditandai oleh penyerahan JURNAL GANDRUNG kepada 10 Perwakilandi antaranya: IGAMA, Komisi Ham Unair, C2O, GKI jatim, KSGK Ubaya, Pemuda katolik, Dll.

Jurnal tersebut satu-satunya jurnal di indonesia yang mendedikasikan dirinya pada kajian seksualitas di secara kritis. Yang dilaksakan pada 2/10/10 di Library Caffe Gramedia Expo yang berada di Jl. Basuki Rahmat itu. Di dalam Jurnal Gandrung tersebut Seksualitas dipandang dari beranekaragam dan di kontruksikan secara sosial dan budaya.

Seperti yang di ungkapkan oleh kepala deviisi kepala penelitian dan pendidikan Gaya Nusantara Ahmad Zainul Hamdi yang biasanya di panggil Mas Inung “ Jurnal Gandrung ini adalah bukan jurnal pop, tapi ini kajian atau diskursus tentang Seksualitas secara kritis. di dalam Jurnal Gandrung mengkaji seksualitas secara kritis, yang di pandang sebagai beranekaragam dan di kontruksikan secara sosial dan budaya. Seksualitas disini jug adi kontruksikan dalam intraksi antara individu dan struktur sosial seperti Ekonomi, Nasional, Negara, Hukum Dan Ham, Media, Budaya, Sejarah, Ideologi serta Sistem keprcayaan (Agama).” Ungkapnya.

“ tujuan launchingnya Jurnal Gandrung ini untuk menambah pengetahuan dan wawasan terhadap seksualitas di kalangan terdidik tentang masalah Seksualitas. Tapi perlu di garis bawahi Jurnal ini tidak ada ajaka untuk berbuat sek bebas. Ini hasil kajian kritis yang tujuan untuk membuka Ketabuan terhadap Seksualitas”. Tambah Inung.

Senada juga di lontarkan oleh Pimred (pimpinan redaksi) Jurnal Gandrung Soe Tjen Marcing saat menyampaikan sambutan. “ kami berharap dengan terbitnya Jurnal Gandrung ini semoga mambu membuka ketabuan-ketabuan masyarakata terhadap seksualitas” Ucapnya.

About alqonews

tolalitas pada sesuatu itu dalah keharus dalam pilihan hidup. ihktiar suatu yg wajib dilakun semakin sempitnya dunia terhadap ruang gerak individu yang termajilakan secara sistem. kebebasa adalah hak mutlak..!!
This entry was posted in sain"z. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s